Selasa, 29 Januari 2013

pengasahan pahat


SELAMAT DATANG DI BLOG SAYA
Assalamualaikum WR. WB.
Sebelum saya membahas bagaimana cara mengasah pahat.Anda pasti sudah tahu bagaimana bentuk pahat bubut rata sebelum diasah dan sesudah diasah.Mungkin bagi anak-anak permesinan tidak heran dengan namanya pahat bubut rata.Tapi bagi yang belum tahu bagaimana bentuk dan cara pengasahannya. Kita langsung saja baca artikel CARA PENGASAHAN  PAHAT BUBUT RATA yang saya postingkan di bawah ini.
Semoga apa yang saya postingkan ini dapat bermanfa’at bagisemua orang.
Aaaaamiiinnn…..












CARA MENGASAH PAHAT BUBUT RATA

            Pahat bubut digunakan sebagai alat potong mesin bubut untuk menyayat benda kerja menjadi bentuk yang diinginkan.Pahat bubut harus disesuaikan dengan jenis pekerjaan dan jenis bahan benda kerja yang akan dibubut.
Material dari pahat bubut harus mempunyai sifat-sifat :
1.       Keras, sehingga sisi potong tahan untuk memotong benda kerja; ulet, agar sisi potong tidak mudah patah;
2.       Tahan panas; dan secara ekonomis lebih lambat menguntungkan.
Bebrapa material pahat bubut yang sering digunakan adalah baja perkakas bukan paduan (unalloyed tool steel ), Baja paduan ( alloy tool steel ) termasuk didalam HSS, Cemented carbide, Diamond tips danceramis.
          Pahat bubut harus gerinda untuk mengasah sisi potong. Ini bertujuan supaya sisi potong mempunyai sisi potong mempunyai bentuk dan lokasi yang benar terhadap tangkainya.Selain itu bentuk dari sisi potong harus dapat menusuk benda kerja secara efisien untuk memperoleh efesiensi yang tinggi dalam penyayatan logam.Pahat yang digerinda akan menghasilkan beberapa permukaan. Permukaan ini meliputi :
1.       Permukaan atas
2.       Sisi, dan
3.       Muka
Permukaan ujung yang merupakan sisi potong didapatkan dari pertemuan ketiga permukaan tersebut dan radius G. Permukaan-permukaan ini perlu diketahui untuk mengasah pahat dengan sudut yang sesuai dengan pekerjaan yang diingankan .
FUNGSI SUDUT PAHAT
Terdapat 6 sudut utama yang memegang peranan penting dalam pemesinan menggunakan pahat bubut.Sudut – sudut tersebut adalah :
1.      SUDUT RAKE SISI (SIDE RAKE ANGLE )
Istilah rake sisi menunjukan permukaan bagian atas yang digerinda miring dengan membentuk sudut terhadap permukaan potong sisi. Sudut ini ditunjukan dengan sudut A. Sudut rake menentukan sudut ketika tatal meninggalkan benda kerja dalam arah menjauhi permukaan potong sisi.
2.      SUDUT RAKE BELAKANG ( BACK RAKE ANGLE )
Istilah rake belakang menunjukan permukaan atas yang digerinda miring dengan membentuk sudut terhadap permukaan ujung. Sudut ini diperlihatkan sebagai sudut B.Sudut rake belakang secara total juga ditentukan oleh pemegang pahat bubut. Besar sudut ini mempengaruhi sudut dimana tatal meninggalkan benda kerja dalam arah menjauhi permukaan ujung.Fungsi utama dari sudut rake adalah mengarahkan aliran tatal meninggalkan permukaan benda kerja dan mengatur gaya potong. Gaya potong ini harus didistribusikan secara merata pada masing – masing permukaan sisi dan permukaan depan.
3.      SUDUT BEBAS SISI ( SIDE CLEARANCE ANGLE )
Istilah bebas sisi (side relief )menunjukan permukaan samping yang digerinda miring dengan membentuk sudut terhadap permukaan sis ipotong. Sudut ini diperlihatkan sebagai sudut C. bebas sisi ini mengkonsentrasikan gaya tusuk yang timbul pada suatu  daerah yang kecil didekat sisi potong.
4.      SUDUT BEBAS MUKA (FRONT CLEARANCE ANGLE )
Istilah bebas muka (end relief )berarti permukaan depan dari pahat yang digerinda  miring dengan membentuk sudut terhadap permukaan ujung. Bebas muka mengkonsentrasikan gaya tusuk
5.      SUDUT SISI POTONG SAMPING (SIDE CUTTING EDGE ANGLE )
Istilah sisi potong samping menunjukan permukaan samping yang digerinda miring membentuk sudut terhadap permukaan sisi dari pahat.
LANGKAH KERJA / PENGASAH PAHAT
a.   Check ukuran benda kerja dan dipersiapkan alat – alat perlengkapan mesin gerinda yang akan digunakan
b.  Jalan mesin gerinda, periksa apakah ada kesalahan
c.   Mulailah menggerinda pada permukaan bidang sebelah kiri dengan susut bebas 12 dan sudut mata potong 10 sebagai acuan
d.  Gerinda permukaan bagian depan dengan sudut bebas muka 10 dan sudut bebas 80
Add caption
e.   Melanjutkan penggerindaan pada permukaan atas dengan rake angle 12
f.    Ulangi penggerindaan untuk menghaluskan ketiga sudut di atas
g.   Periksa masing – masing sudut bebas pada tiap permukaan pahat.
h.  Pasang pahat pada pemegang pahat kiri .
i.     Cek ukuran dengan alat ukur sudut ( busurbaja )
j.     Serah hasil pekerjaan anda kepada instruktur.

LANGKAH KERJA / PENGASAHAN PAHAT BUBUT RATA
1.       Gerinda bagian sisi pahat dengan sudut  12 - 15
2.       Gerinda sudut bebas sisi dengan sudut 8 - 10
Add caption
3.       Gerinda sisi sebelah kanan sehingga terbentuk puncak pahat  80
4.       Gerinda bagian sudut bebas muka dengan sudut  8 - 10
5.       gerinda sudut tatal ( bagian atas ) sebesar 12 - 20

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar